Layang-Layang Nala

Cerita Anak tentang Layang-Layang

NALA MELIHAT anak-anak lain bermain layang-layang.

Layang-layang mereka terbang tinggi. Semuanya terlihat senang sekali.

Nala ingin ikut bermain. Namun, ia tidak punya layang-layang.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Nala pun pulang dengan langkah pelan. Ia merasa sedikit sedih.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Di rumah, Bapak menghibur Nala. Ia beri buku “Festival Layang-Layang”.

Nala membacanya dengan semangat. Halaman demi halaman.

Sampai di halaman terakhir, ada cara membuat layang-layang.

Nala membacanya pelan-pelan. “Aku mau coba buat sendiri ah,” pikirnya.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Nala berlari ke gudang. Ambil batang bambu kecil milik Bapak.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Ambil juga kertas putih, lem, gunting, dan tali. Lalu mulai duduk di teras.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Nala ikuti langkah-langkah di buku. Potong kertas dengan hati-hati.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Potong bambu beberapa bagian. Haluskan, lalu rangkai dengan tali.

Potongan kertas dan rangkaian bambu ditempel dengan lem.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Setelah selesai, Nala mengangkat hasilnya. Tidak sama seperti di buku.

“Bisa terbang gak, ya?” kata Nala pelan. Ia mengernyit, tidak yakin.

Nala hampir menyerah. Namun, ia teringat serunya bermain layang-layang.

Ia mencoba lagi dan merapikan layang-layangnya. Akhirnya …

Cerita Anak tentang Layang-Layang

… layang-layang Nala pun selesai. Tinggal diwarnai dengan krayon.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Nala dan Bapak ke lapangan. Layang-layang Nala berhasil terbang.

Bentuk layang-layang Nala sederhana. Namun, itu buatannya sendiri.

Cerita Anak tentang Layang-Layang

Nala tersenyum lebar. Ia merasa bangga. [*]

Scroll to Top