
LINTANG BERSIAP PERANG. Wajahnya sengaja dibuat cemong.

Ia kumpul dengan teman-teman. Di sudut hutan yang tidak kelihatan lawan. Mereka bawa bedil jepret.

Atur rencana untuk menyerang. Sssst, bicaranya pelan-pelan, biar tidak ketahuan!

Mereka selalu waspada. Harus ada yang berjaga. Musuh bisa datang dari mana saja.

Semua berpencar. Merangkak, menyelinap. Tembus rumput-rumput yang kasar dan gatal.

Musuh boneka kayu sudah terlihat! Mereka belum sadar Lintang dan teman-teman datang.

TEMBAAAK! Satu musuh kena dan jatuh. Tinggal tembak yang lain.

Lama-lama perang makin hebat! Lintang dan teman-teman harus kuat bertahan.

Sudah sore harus mandi. Perang selesai dulu. Hari ini kita menang, besok lanjut lagi! [*]


